Buku ini membahas fenomena bagaimana dakwah di era digital seringkali berhadapan dengan krisis sosial—mulai dari potongan ceramah yang dipelintir hingga pernyataan dai yang menimbulkan kontroversi. Di tengah derasnya arus media sosial, dakwah bukan lagi sekadar penyampaian pesan keagamaan, melainkan juga seni mengelola komunikasi agar tetap menjaga marwah, wibawa, dan kepercayaan publik. M…