Text
Story
Story Dakwah Profetik: Ziarah Wisata Religi Sunan Ampel mengajak pembaca menelusuri perjalanan spiritual di salah satu situs Islam paling bersejarah di Indonesia—kompleks makam Sunan Ampel Surabaya. Melalui pendekatan riset lapangan dan refleksi keilmuan, buku ini mengungkap kisah dan nilai-nilai dakwah para pembimbing ziarah yang tak hanya memandu jamaah secara ritual, tetapi juga membimbing dengan etika kenabian: kelembutan, kesabaran, kejujuran, dan keteladanan Rasulullah ﷺ.
Di balik setiap langkah para peziarah, tersimpan praktik komunikasi profetik—yakni cara berkomunikasi yang berakar pada tiga pilar kenabian: humanisasi (amar ma’ruf), liberasi (nahi munkar), dan transendensi (tu’minu billah). Para pembimbing ziarah bukan sekadar pemandu wisata religi, melainkan agen dakwah yang menanamkan kesadaran spiritual, meluruskan niat, serta menghidupkan kembali semangat dakwah Walisongo dengan cara-cara yang damai dan persuasif.
Buku ini menyingkap bagaimana nilai-nilai komunikasi profetik menjadi roh dakwah di tengah budaya ziarah masyarakat urban—antara tradisi, spiritualitas, dan wisata. Ia juga merekam dinamika para pembimbing ziarah dalam menghadapi beragam karakter jamaah: dari peziarah yang mencari berkah, hingga mereka yang mencari makna hidup melalui jejak sejarah para wali.
Disajikan dalam gaya naratif-reflektif, Story Dakwah Profetik menghadirkan paduan antara kisah lapangan, teori komunikasi dakwah, dan renungan sufistik. Sebuah bacaan yang membuka mata bahwa ziarah bukan sekadar perjalanan menuju makam, melainkan ziarah menuju hati—menghidupkan kembali spirit kenabian dalam setiap langkah dakwah di bumi Sunan Ampel.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain